Gresik, Potretlensa.com - MBG (makan bergizi gratis) tidak semudah yang dibayangkan seluruh masyarakat Indonesia untuk penanganannya supaya aman sesuai yang masyarakat inginkan.
Perjalanan MBG hampir berjalan dua tahun dengan perjalanan itu ada masyarakat pro dan kontra karena MBG program pemerintah untuk disajikan ke putra-putri yang bersekolah.
Namun makan bergizi gratis ini ada mekanisme tersendiri yaitu BGN (badan gizi Nasional) turun ke mitra SPPG dari sini lah terkelola dengan baik oleh relawan-relawan yang dikoordinir bersama ketua SPPG.
Ketua Komnas PPLH Kabupaten Gresik, Hilal mengatakan, proses sistem IPAL Komnas PPLH, berikut adalah urutan langkah beserta prinsip kerja fisikanya:
1. Dari MBG (Masuk Bahan Galian / Sumber Air Limbah)
- Air limbah mengalir masuk ke sistem, biasanya menggunakan gaya gravitasi atau dibantu pompa untuk memindahkan cairan ke tahap selanjutnya.
2. Bak Kontrol dan Saringan (Pemisahan Sampah Padat)
- Prinsip fisika: Penyaringan dan penyaringan kasar.
- Berfungsi menahan benda padat yang tidak dapat terurai seperti plastik, kain, atau ranting. Ini bertujuan agar tidak merusak atau menyumbat peralatan di tahap selanjutnya. Benda padat akan tertahan di saringan, sedangkan air mengalir lewat celah saringan.
3. Masuk ke Grease Trap (Pemisahan Lemak)
- Prinsip fisika: Pemisahan berdasarkan berat jenis (densitas) dan gaya apung.
- Lemak dan minyak memiliki berat jenis yang lebih ringan daripada air, sehingga akan mengapung di permukaan bak penampung. Bagian air yang berada di bawah lapisan lemak kemudian dialirkan ke tahap selanjutnya.
4. Melewati 8 Media Penyaringan
- Prinsip fisika: Penyaringan bertingkat dan penyerapan.
- Air akan melewati 8 lapisan media penyaringan (seperti pasir silika, kerikil, ijuk, karbon aktif, dll). Media ini berfungsi menahan partikel kotoran yang semakin halus serta menyerap bau atau warna pada air. Semakin banyak lapisan, semakin bersih air yang dihasilkan.
5. Keluar dari IPAL menuju 2 Tabung FiIPAL-Arus Balik cember 2 air 💦 bergerak
- Prinsip fisika: Penyaringan halus lanjutan.
- Ini merupakan tahap pemurnian akhir. Biasanya berisi media seperti pasir kuarsa dan karbon aktif. Proses ini bertujuan memastikan partikel halus yang lolos dari tahap sebelumnya tertahan, sehingga kejernihan air meningkat.
6. Turun ke Bak Air Bersih (Sesuai Baku Mutu)
- Prinsip fisika: Pengendapan akhir dan penampungan.
- Air yang sudah diolah ditampung sementara di bak ini. Sebelum dialirkan, kualitas air diperiksa apakah sudah memenuhi standar baku mutu lingkungan yang ditetapkan.
7. Masuk ke Sungai
- Air yang telah memenuhi syarat aman kemudian dialirkan ke badan air penerima seperti sungai menggunakan gaya gravitasi.
Ketua Komnas PPLH Kabupaten Gresik menyebut, sederet alur penyelesaian supaya limbah dari seluruh SPPG bisa memenuhi persyaratan supaya tidak terkena suspensi dari BGN (Badan Gizi Nasional ) dan jangan lupa Komnas PPLH memproduksi alat IPAL serta bisa dipesan sekalian dikerjakan.
"Sederet alur penyelesaian supaya limbah dari seluruh SPPG bisa memenuhi persyaratan supaya tidak terkena suspensi dari BGN (Badan Gizi Nasional) dan jangan lupa Komnas PPLH memproduksi alat IPAL serta bisa dipesan sekalian dikerjakan," ujarnya, (9/6).
(tomo)

