Pasuruan, Potretlensa.com - Dalam rangka mempererat silaturahmi dan kemitraan serta keberkahan di bulan suci Ramadan ini, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pasuruan mengadakan acara buka bersama dengan awak media di Kafe anak gunung desa Wonosari kecamatan Tutur, Minggu (22/2).
Acara ini menjadi sarana komunikasi strategis untuk memperkuat sinergi antara Perhutani dan media, khususnya dalam mendukung pemberitaan positif terkait berbagai kegiatan Perhutani.
Dalam sambutannya, Administratur Perhutani KPH Pasuruan, Ivan Cahyo Susanto mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan media yang sudah menyempatkan hadir dalam kegiatan buka puasa bersama ini. Selain buka puasa, kegiatan ini sekaligus menjadi momen penuh kebersamaan di bulan suci ramadhan.
“Kami ingin menyapa dan menjalin kedekatan dengan rekan-rekan jurnalis yang selama ini aktif mengawal pemberitaan Perhutani KPH Pasuruan," tuturnya.
Komunikasi ini, lanjut Ivan, adalah bentuk apresiasi kami kepada media di Kabupaten Pasuruan, dan lainnya atas kontribusinya dalam menghadirkan berita yang membangun, memberikan solusi, menginspirasi, dan memotivasi, termasuk pemberitaan kegiatan Perhutani bersama para stakeholder.
“Intinya, kami terbuka untuk menjalin komunikasi agar pengelolaan kawasan hutan maupun aset tanah diluar kawasan hutan di wilayah kerja dapat berjalan sebagaimana mestinya," ucapnya.
Sesuai harapan semua pihak, kata Ivan, tanpa memunculkan konflik sosial, serta mampu menghadirkan solusi terbaik.
"Terima kasih atas dukungan media dalam pemberitaan positif tentang Perhutani selama ini,” ujarnya.
Sementara, Pemred media ini Hartoyo mengungkapkan, kita sudah lama aktif memberitakan berbagai kegiatan Perhutani KPH Pasuruan.
"Menjalin silaturahmi itu sangat penting dan terima kasih atas kesempatan untuk menjalin komunikasi dan buka puasa bersama," katanya.
"Potretlensa.com akan tetap aktif memberitakan berbagai kegiatan Perhutani dalam mengelola kawasan hutan. Kebetulan, tempat tinggal saya berada di sekitar kawasan hutan KPH Pasuruan," imbuhnya.
Hartoyo menyebut, meskipun bukan karyawan Perhutani, dirinya memiliki kepedulian terhadap kelestarian hutan. Ia akan berusaha semaksimal mungkin agar kelestarian hutan tetap terjaga, dan tugas Perhutani berjalan sebagaimana mestinya, sesuai harapan semua pihak, tanpa menimbulkan benturan kepentingan di masyarakat.
"Seperti yang terakhir kami update berita, dukung penanaman pohon tegakan yang tidak ada oleh penggarap, agar penggarap peduli dampak bencana dan tetap perhatian isue lingkungan saat ini lainnya," pungkasnya.
(Andre)


