Pasuruan, Potretlensa.com - Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tak selamanya lantaran sokongan permodalan yang besar. Lebih dari itu, tekad yang kuat mampu menjadi modal berharga.
Hal itu yang dibuktikan oleh BUMDes Makmur Sentono yang berada di Desa Gerbo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
"Saya senang BUMDes di kampung kami itu makin berkembang usahanya," kata Direktur BUMDes Makmur Sentono Agus Purwanto, Sabtu (19/4/2025).
Setelah mengantongi legalitas, sebutnya, dua usaha yang digeluti dengan kesepakatan pengurus BUMDes yakni pengelolaan pasar, dan mengoperasikan hipam.
"Awalnya dana yang dikelola hanya nol rupiah, Namun berkat semangat tinggi pengurus serta didukung masyarakat, akhirnya dua usaha itu mampu menghasilkan," tutur Agus.
Agus mengungkapkan, Gedung Bumdes Makmur Sentono berukuran 4x5 meter persegi jadi saksi bisu dari berbagai kegiatan yang selama ini berlangsung.
Dijelaskannya, pihaknya juga mengembangkan sektor wisata yaitu wisata lembah gunung tumpeng yang berada di Dusun Jajang, Desa Gerbo untuk meningkatkan laba pendapatan BUMDes.
"Gencar promosi dilakukan oleh pengurus BUMDes menjadi kekuatan usaha wisata kami semakin dikenal masyarakat. Hingga berhasil mengembangkan permodalan yang ada," jelasnya.
Pengelolaan pasar dan hipam, tambah Agus, serta wisata ini akan kita kembangkan terus sehingga akan menjadi PADes (pendapatan Aset Desa).
Lebih lanjut ia menerangkan Bumdes Makmur Sentono berbadan hukum sejak tahun 2022, pengembangan sektor usaha yang dikelola saat ini meliputi pengelolaan sampah, ternak sapi jantan. Berawal dari nol rupiah saat awal memimpin.
Tiga unit usaha BUMDes yang tampak sederhana dan tanpa modal selama lima tahun itu sudah bisa menyumbang Pendapatan Asli Desa (PADes). Nominalnya sudah menyentuh angka jutaan, dengan begitu BUMDes sudah berkontribusi untuk pembangunan.
Ia menuturkan, sewaktu dirinya masuk dan di percaya mengelola Bumdes Makmur Sentono ini, hanya ada 4 (empat) pengurus, dan Alhamdulillah saat ini sudah ada 13 pengurus, yang akan dibagi di setiap sektor. Bumdes Makmur Sentono saat ini juga sudah membeli sebidang tanah sebagai aset desa.
"Awal saya masuk, hanya ada 4 pengurus, dan Alhamdulillah saat ini sudah ada 13 pengurus, yang akan dibagi di setiap sektor. Bumdes Makmur Sentono saat ini juga sudah membeli sebidang tanah sebagai aset desa," tuturnya.
Sementara, Kepala Desa Gerbo Sutrisno menyampaikan, tahun 2025 ini aset desa salah satunya gedung serbaguna, dan dirinya juga serahkan bangunan ruko untuk di kelola di bawah naungan Bumdes.
Ia berharap, dengan dikelola Bumdes Makmur Sentono akan lebih maju, dan berkembang dengan bertambahnya pengelolaan tersebut.
"Saya serahkan bangunan ruko untuk di kelola Bumdes Makmur Sentono agar lebih maju, dan berkembang dengan bertambahnya pengelolaan tersebut," ujarnya.
*DRE