Pasuruan, Potretlensa.com - Banyaknya kasus sapi yang ambruk pasca melahirkan di kecamatan Tutur, koperasi KPSP Setia Kawan Nongkojajar mengambil langkah dengan memberikan bantuan alat bantu sapi ambruk.
Dari banyaknya kasus sapi ambruk itu menyebabkan produksi susu kurang maksimal. Selain itu, kesehatan ternak yang merupakan salah satu faktor penting untuk dapat mempengaruhi pertumbuhan, reproduksi maupun produksi ternak termasuk sapi perah.
Banyak peternak yang belum paham akan pentingnya penyakit ini karena keterbatasan informasi dan pengetahuan. Salah satu cara yang dapat dilakukan dengan melakukan pencegahan awal agar sapi perah tidak terjangkit penyakit sindrom dan sapi ambruk juga bisa terjadi setelah sapi habis melahirkan.
Dengan adanya kasus tersebut, ketua KPSP Setia Kawan H. Sulistianto bersama jajaran pengurus mengambil langkah cepat untuk membantu peternak dengan memberikan bantuan alat deteksi buat sapi yang sakit dan ambruk.
Secara simbolis, ketua bersama pengurus meyerahkan alat tersebut kepada salah satu perwakilan dari desa Kalipucang Hariono. "Semoga alat tersebut bisa mengatasi dan membatu peternak dalam mengatasi sapinya yang ambruk, alat tersebut sebanyak 12 alat yang akan di salurkan kepada 12 desa di kecamatan Tutur," kata Sulistianto.
H. Sulistianto menyebut KPSP Setia kawan Nongkojajar saat ini juga mengadakan rapat rutinan awal tahun baru Islam 1 muharam 1447 H. Ia berharap semoga menjadi bertambah berkah kegiatan di koperasi ini.
Seperti biasa, hal-hal yang disampaikan pengurus pada anggotanya adalah kinerja pengurus dalam menjalankan amanah yang tertuang pada program kerja tentang peningkatan usaha , perkembangan keanggotaan organisasi KPSP dalam semester tahun 2025, menunjukkan trend yg positif.
"Semoga ini menjadi tolak ukur bahwa KPSP secara bersama, tetap berkomitmen untuk bekerjasama dan bersama-sama bekerja dengan azas kekeluargaan, menjadikan koperasi kita yang barokah dan memiliki manfaat bagi anggota," ucapnya.
Insyaallah pengurus Pengawas dan manajemen, tambah dia, maupun ketua kelompok perwakilan KPSP Setia Kawan berusaha lebih baik melayani kebutuhan anggota,
seperti unit usaha simpan pinjam, unit produksi susu dan pakan ternak maupun usaha-usaha perdagangan dan jasa, serta lainnya telah dilakukan dengan baik dan lancar.
"Pada rapat ini, telah diserahkan alat katrol untuk mengangkat sapi-sapi yang ambruk, agar bisa berdiri dan sehat kembali," tutup H. Sulis.
*Dre