Pasuruan, Potretlensa.com - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pasuruan, berkomitmen memberikan pelayanan terbaik sekaligus mengoptimalkan penjualan kayu di Tempat Penimbunan Kayu (TPK) di Purwosari.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Administratur KPH Pasuruan, kepada mitra atau pedagang kayu saat melakukan kunjungan di TPK.
Administratur KPH Pasuruan Ivan Cahyo menegaskan, bahwa petugas wajib memberikan pelayanan terbaik dan memastikan penjualan kayu di TPK berjalan optimal agar mitra merasa nyaman dan puas.
Adapun aspek penting dalam pelayanan yang baik mencakup keramahan, kecepatan dan ketanggapan, pengetahuan mendalam terkait produk yang dijual, komunikasi yang efektif, kemampuan memberikan solusi, integritas dan kejujuran, serta konsistensi dalam melayani pelanggan secara adil dan bijaksana.
Selain itu, pelayanan prima juga ditunjang oleh penampilan karyawan yang rapi, sikap empati terhadap kebutuhan pelanggan, serta orientasi pada kepuasan pelanggan secara menyeluruh.
“Untuk mencapai target Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) yang sudah ditetapkan, petugas harus mampu mengoptimalkan penjualan kayu di TPK agar stok tidak tersimpan terlalu lama dan berisiko mengalami kerusakan,” ujar Ivan.
Sementara itu, Kepala TPK Pandaan M. Alihani menyampaikan, bahwa jajarannya akan berupaya semaksimal mungkin dalam mengoptimalkan penjualan kayu.
“Saat ini di TPK Pandaan terdapat beberapa jenis kayu, yang banyak diminati mitra, atau konsumen adalah kayu pinus, sejauh ini TPK Pandaan sudah melayani kurang lebih lima belas (15). konsumen baik dari perusahaan maupun dari pengrajin," tutur Ali.
Ia menambahkan, Alhamdulilah dari tiga titik TPK yang saya kelola berjalan lancar dan banyak mitra yang senang dan puas dengan kayu yang ada di TPK kami.
Salah satu mitra dari UD Wana Agung, yang hadir memberikan apresiasi kepada perhutani khususnya TPK Pandaan atas pelayanan yang diberikan.
“Selama berkunjung ke TPK, kami selalu mendapatkan pelayanan yang baik dari petugas. Semoga Perhutani terus menjadi mitra yang baik bagi pedagang kayu seperti kami dan rekan-rekan lainnya,” ujarnya.
*DRE


