Pasuruan, Potretlensa.com - Warga Desa ngembal Kecamatan Tutur, kabupaten Pasuruan, mengeluhkan banjir yang masuk kepemukiman setiap musim hujan jadi langganan, namun yang membuat warga geram banjir kali ini bercampur kotoran sapi dengan warna hijau pekat dan bau yang meyengat.
Area khususnya di dusun Alang alangan banjir yang masuk ke rumah-rumah warga yang bercampur kotoran sapi, serta sampah tersebut meluap dan tumpah di halaman rumah warga, selasa (2/12/25).
Diketahui, Warga yang terdampak banjir khususnya di Dusun Alang alangan warga Terlihat saling bergotong royong dengan membersihkan sampah dan rumput sisa-sisa makanan sapi yang terbawah arus banjir ke aliran saluran, bahkan warga memanggil aparat desa seperti Kasun dan RT untuk melihat secara langsung warganya yang terdampak banjir sampah dan kotoran sapi.
Kasun Alang alangan mengatakan, Pada waktu hujan memang di sini sudah menjadi langganan banjir, ia lihat sendiri tampak terlihat banyak sampah dan kotoran sapi yang masuk ke rumah warga. Memang pokok permasalahan banjir tersebut karena irigasi yang sempit itu tidak bisa menampung air jadi air nya meluber ke pemukiman.
"Sudah di ajukan masih rencana tahun depan di kerjakan,
Waktu itu di rapat saya mengajukan agar bisa segera realisasikan karena saya kasian melihat warga yang terdampak di dalam rapat desa,” ungkapnya.
Salah satu warga, R menuturkan, setiap musim hujan memang banjir, tapi ini yang paling parah dikarenakan banjir kali ini bercampur kotoran sapi sampai masuk ke rumah rumah.
"Kami berharap agar pemdes memperhatikan keluhan warga untuk mencari solusinya,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala desa Ngembal Arisol saat di hubungi awak media melalui WA menyebut, Lho itu kan masuk RKP anggaran thn 2026 drainase mulai rmh H.Toyib sampai p. Sokeh.
"Saya minta kepada warga agar bersabar dulu karena anggaran kita bagi dan sudah di bahas, saya sangat prihatin sebenarnya melihat ini semua," ujarnya.
*Dre


