Pasuruan, potretlensa.com - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) lakukan kunjungan kerja ke koperasi peternakan sapi perah (KPSP) Setia Kawan Nongkojajar.
Kedatangan Direktur utama PLN energi prima Indonesia (EPI) bersama rombongan membahas Nota Kesepahaman (MoU) terkait pengembangan ekosistem biomassa berbasis masyarakat melalui koperasi.
Ketua KPSP Setia Kawan Nongkojajar, Sulistiyanto mengatakan, bahwa kerja sama ini merupakan momentum penting untuk memperkuat peran koperasi dalam rantai pasok energi terbarukan.
Ia menyebut, khususnya bahan baku biomassa yang selanjutnya akan dipasok melalui koperasi kepada PLN EPI. peran koperasi berpotensi besar untuk menjadi agregator bagi produk-produk biomassa.
“Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem energi terbarukan di Indonesia sebagai bagian transisi energi bersih, sebagaimana tertuang dalam target Pemerintah jangka menengah-panjang yang tertuang di dalam berbagai dokumen nasional," kata Sulis dalam keterangan tertulis, Jumat (9/1/2026).
PT PLN energi biomasa, tambah Sulis, dengan program penanaman pohon jenis Kaliandra, grlirysidea Gamal dan indohofera kayu dan ranting-rantingnya di pakai sebagai bahan energi biomassa dan daunnya buat pakan ternak sapi perah.
Dirut PLN EPI, Rakhmad Dewanto menjelaskan, bahan baku biomassa yang selama ini menjadi salah satu kebutuhan utama dari PLN EPI dapat didukung oleh Koperasi untuk menjaga kestabilan dan keberlanjutan dari pasokan.
Menjadi selaras dengan target PLN EPI, lanjut dia, untuk menjamin ketersediaan pasokan tersebut karena Koperasi tersebar di wilayah Pasuruan.
"Apabila kerja sama ini terwujud, bisa menjadi upaya awal atau garansi awal kestabilan pasokan untuk energi biomassa,” ujarnya.
Diketahui, penandatanganan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program transisi energi bersih dan pencapaian target.
Sebelumnya, Penandatanganan MoU antara Koperasi Setia kawan dengan universitas Brawijaya dan PLN EPI dilakukan oleh pihak Koperasi (Kemenkop) dan Direktur Biomassa PLN EPI, di kampus universitas Brawijaya pada tahun lalu.
*Dre


