Gresik, Potretlensa.com - Berbagi berkah bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah dan berkat Rahmat Allah Yang maha kuasa, Thoriqoh Shiddiqiyyah Indonesia Gresik adakan santunan berbentuk sembako dan uang tunai untuk 20 Anak Yatim dan Dhuafa.
Acara tersebut juga dalam rangka mensyukuri nikmat kemerdekaan bangsa Indonesia dan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia ke-83 itu dimulai jam 15:00 Wib bertempat di aula Jaamiatul Mudzakkirin Menganti Gresik dengan diiringi Hadra Langgar Kidul, (27/2/2026).
Ketua Dhilal Berkat Rohmat Alloh (Dhibra) Gresik, Priyono menyampaikan motivasi, jangan biarkan kesempatan pahala lewat begitu saja, selagi masih ada waktu sebelum acara santunan di laksanakan secara serentak sore nanti.
"Mari titipkan sebagian rezeki kita, untuk mereka yang membutuhkan dan semoga Alloh Swt Meridhoi kita sekalian," jelasnya dalam grup perpesanan warga siddiqiyah gresik.
Ditempat acara, salah satu warga penerima santunan PRM mengukapkan, merasa senang dan bahagia mendapatkan bantuan diawal sepuluh hari pertama bulan penuh ramadhan ini, walaupun dari awal acara diguyur hujan yang merata tapi tetap semangat.
"Alhamdulillah, senang dan bahagia mendapatkan bantuan diawal sepuluh hari pertama bulan penuh ramadhan ini, walaupun dari awal acara diguyur hujan yang merata tapi tetap semangat," ucapnya.
Sementara, Komandan HAS Gresik M.Muklis mengatakan, Hisnul Aman Shiddiqiyyah (HAS) adalah sayap organisasi keamanan dan ketertiban dalam lingkungan tarekat Shiddiqiyyah.
Setiap acara Shiddiqiyah, lanjutnya, adalah garda terdepan dan sebelum acara terlaksana. Di acara tersebut dirinya mencoba untuk mengklarifikasi ada tidaknya penugasan HAS diacara itu, dan belum ada surat bertugas.
"Jika ada Bapak Yai, Kholifah/wali talqin,
peran utama adalah HAS, karena saling belajar dan menjalankan sesuai dengan aturan Organisasi. Namun, disitu tidak ada wakil pak Yai jadi biasa saja," katanya.
Ia menyebut, kedepannya HAS Ini di perhatikan serius juga saling belajar dan mengingatkan geraknya organisasi.
"Kita belajar dan saling mengingatkan geraknya organisasi, pelan-pelan untuk menjalankan prosedur organisasi dan HAS Gresik sementara ini masih di pandang sebelah mata saja atau selalu di lupakan," ungkapnya yang juga warga Gresik Utara.
Turut hadir dari jajaran ORSHID Dhibra,YPS (Yayasan Pendidikan Shiddiqiyyah), OPSHID dan wajah luar dari organisasi Thoriqoh Siddiqiyyah Indonesia yang diberi nama PCTAI (Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia) serta seluruh warga Shiddiqiyyah, rukun tetangga Dusun Kemorogan.
Seluruh prosesi acara tersebut ditutup dan diakhiri doa serta berbuka puasa bersama warga Baitul Gufron Jogodalu.
(tomo)

