Pasuruan, Potretlensa.com - Dalam rangka mendukung keberhasilan program tanaman rutin sekaligus mengatasi keterbatasan sumber daya manusia. Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pasuruan, LMDH Cemara indah, beberapa media dan LSM serta forkopimcam berkerjama dukung program Tanaman Tahun 2026 dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Cemara indah Desa Ngadirejo, kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan, pada Jum at (6/3/26).
Kerja sama ini mencakup kegiatan persiapan lahan tanaman di petak 22b, wilayah Resor Pemangkuan Hutan (RPH) sugro, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) lawang timur. Jenis tanaman yang ditanam adalah pohon cemara, Beringin, nangka dan banyak tanaman pohon buah lainya, dengan menggunakan jarak tanam 6 x 3 meter sebanyak 10.000 bibit dan penanaman ini berkelanjutan terutama di daerah sumber mata air.
Administratur Perhutani KPH Pasuruan, Ivan Cahyo Susanto menyampaikan, sangat senang adanya kerja sama penanaman ini dengan semua elemen dari media, LSM, LMDH, dan perhutani.
"Penanaman ini bagian bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Melalui kerja sama ini, kami berharap kegiatan penanaman dapat berjalan maksimal," ujarnya.
Mengingat keterbatasan anggota kami dilapangan, lanjut Ivan, diperlukan inovasi seperti pola kerja sama ini agar tanaman berhasil tumbuh baik serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus mendukung kelestarian dan keamanan hutan.
Sementara itu, Ketua LMDH Cemara Indah, Atemo menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab dan semangat.
Ia berkomitmen menjaga tanaman agar tumbuh baik, sekaligus memanfaatkan sela tanaman pokok untuk tumpangsari yang memberi manfaat bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada Perhutani KPH Pasuruan atas kepercayaannya. Kami dari LMDH Cemara indah berkomitmen menyukseskan program tanaman tahun 2026 serta turut menjaga dan merawat tanaman hingga tumbuh baik dan besar," ucapnya.
Hadir dalam penanaman, administratur KPH Pasuruan Ivan Cahyo Susanto, Kapolsek Nongkojajar AKP Budiluhur, Danramil Tutur kapten infanteri Rianto, staf kecamatan Tutur, kepala desa Ngadirejo Mulyono, prof Dr H Muhamad Adib, Drs MA. Kepala Laboratorium manusia, Fakultas ilmu sosial dan politik, universitas Airlangga Surabaya, Pimred media Potretlensa, masyarakat sekitar hutan.
*Dre
