Malang, Potretlensa.com - Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pasuruan bersama CV Nusa Bernah Devallei menandatangani perjanjian kerjasama Pemanfaatan Jasa Lingkungan Wanawisata Bernah De Vallei dan Bernah De Vallei yang berada pada kawasan hutan produksi Petak 5 RPH Kemloko, BKPH Pacet, KPH Pasuruan.
Lokasi tersebut masuk dalam wilayah administrasi pemerintahan Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto penandatanganan tersebut bertempat di Kantor Perum Perhutani KPH Pasuruan, Jalan Terusan Kawi Nomor 1 Kota Malang.
Penandatanganan dilaksnakan oleh Kepala Perum Perhutani KPH Pasuruan, Ivan Cahyo Susanto, S.Hut, dan dihadiri Kepala Sub Kesatuan Pemangkuan Hutan (KSKPH) Pasuruan, Yayan Harianto, Kepala Seksi Pembinaan Hutan Padi Subowo, Kepala Sub Seksi Hukum, Kepatuhan, Agraria dan Komunikasi Perusahaan, Ngatemin, Kepala Sub Seksi Pengembangan Bisnis, Sutiyono, Kepala Sub Seksi Ekowisata Maryono, serta Direktur CV Nusa Bernah De Vallei, Muktar Efendi beserta jajaran.
Dalam sambutannya, Kepala Perhutani KPH Pasuruan, Ivan Cahyo Susanto, S.Hut mengucapkan terima kasih kepada CV Nusa Bernah De Vallei, yang sudah bekerjasama dengan KPH Pasuruan melalui perjanjian kerjasama Pemanfaatan Jasa Lingkungan Wana Wisata Bernah De Vallei dan Bernah De Vallei (Klurak Eco Park) hingga akhirnya dapat dilaksanakannya penandatanganan perpanjangan perjanjian kerjasama.
"Melalui perjanjian kerjasama Pemanfaatan Jasa Lingkungan Wana Wisata Bernah De Vallei dan Bernah De Vallei (Klurak Eco Park) hingga akhirnya dapat dilaksanakannya penandatanganan perpanjangan perjanjian kerjasama pada hari ini," tuturnya.
Sementara itu, Direktur CV Nusa Bernah De Vallei, Muktar Efendi menyampaikan terima kasih kepada Perhutani KPH Pasuruan, sehingga Kerjasama Pemanfaatan Jasa Lingkungan Wana Wisata Bernah De Vallei dan Bernah De Vallei.
"Kami berharap kerjasama ini dapat berjalan lancar kedepannya," ujarnya.
Kerjasama ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Dengan pengelolaan wana wisata yang baik, diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Selain itu, kerjasama ini juga sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan melalui pemanfaatan jasa lingkungan secara berkelanjutan.
Pengelolaan wana wisata diharapkan dapat menjadi contoh bagi pengembangan ekowisata berbasis masyarakat di kawasan hutan lainnya.
*Dre

