Gresik, Potretlensa.com - Sampah menjadikan polemik kalau tidak ditata dengan baik untuk pembuangan sampah atau lokasinya yang sesuai dengan pengaturan desa setempat.
Seperti yang sudah dikerjakan diwilayah Desa Randupadangan Menganti Gresik dengan pemasangan pagar yang terbuat dari seng semi permanen pada bulan Maret untuk mencegah bau dan peluberan sampah kejalan maupun antisipasi pembuangan sampah diluar warga desa Randupadangan tersebut.
"Untuk lokasi pembuangan sampah tetap dilokasi yang dahulu itu
tidak ada perubahan, tempat pembuangan hanya diberi pagar dan harus lewat pintu tengah yang sudah didesain," jelas Sekdes Randunpadangan Arip saat dikonfirmasi via whatsapp, (23/4).
"Gak boleh buang dipagar agar tidak terlihat kumuh dan kalau bau mungkin masih tetap bau karena belum ada pengolahan secara mandiri," imbuhnya.
Adapun pembuangan ke kontainer, lanjutnya, sementara di hentikan karena anggaran DD tidak mencukupinya hanya dibuang di TPS Desa saja.
Warga sekitar yang ditemui di lokasi TPS (tempat pembuangan sementara) mengungkapkan, kalau ditata rapi begini tidak menimbulkan rusuh, kotor diarea itu.
"Kalau ditata rapi begini tidak menimbulkan rusuh, kotor diarea itu," ujarnya.
(tomo)

